0

Cerita Inspirasi Part II

Posted by siti.wardah10 on 16 September 2010 in Academic |

Cerita kedua ini tentang soulmate sekaligus chairmate saya di SMA. Tiga tahun sekelas, dua tahun sebangku, absen bersebelahan, dan ranking 4 kali berurutan cukup untuk saya mengenal dia.

Namanya Ulfah Izdihar. Biasanya dipanggil Upay. Upay sahabat terbaik dan motivator bagi saya.

Ada sebuah cerita yang membuat saya salut akan sosoknya. Sewaktu kelas XI, saat semua ekskul dan organisasi mulai sibuk regenerasi dan tugas sekolah mulai banyak, Allah memberi cobaan kepada Upay. Mamanya sakit dan harus dirawat di rumah sakit di Jakarta. Sampai akhirnya Upay juga harus ikut bolak-balik Jakarta-Bogor tiap hari. Hebatnya Upay tetap mengerjakan tugas regenerasi dan tugas sekolah walau harus menelpon teman berjam-jam untuk nanya tugas, walau tugasnya kurang dihargai oleh sang senior, dia tetap berusaha mengerjakannya dengan baik. Selama itu pula saya tak pernah mendengar Upay mengeluh. Upay selalu terlihat tegar. Meski tak jarang raut wajahnya terlihat lelah. Subhanallah. Akhirnya kesabarannya berbuah manis, mamanya diperbolehkan pulang dan sekarang sudah sembuh.

Selain itu, Upay serius sekali mengejar cita-citanya untuk menjadi dokter kandungan. Belajar dan doa yang seimbang adalah hal yang saya contoh dari sosok sahabat saya ini. Sejak kelas XII Upay lebih terlihat serius belajar. Beberapa kali ia jatuh, USMI IPB ia tidak mendapat jurusan yang ia inginkan, itulah cambuk pertama untuk dia belajar lebih giat dan semakin yakin kalau IPB bukan jalannya. Ia pun gagal menembus SIMAK UI dan UMB padahal ia bercita-cita masuk kedokteran UI. Tapi Allah ternyata punya rencana lain, Upay lolos SNMPTN dan diterima di Kedokteran Universitas Sudirman. Universitas yang juga ia dambakan. Usaha dan doa Upay terjawab sudah. Kesungguhannya berbuah manis. Ada sebuah cita-cita kami berdua yang sedang kami kejar yaitu Upay menjadi dokter dan saya menjadi ahli gizi di rumah sakit yang sama. Semoga harapan itu terwujud. Amin. Dan cerita ini bisa menginspirasi orang-orang yang membacanya :)

0

Cerita inspirasi part I

Posted by siti.wardah10 on 16 September 2010 in Academic |

Nama: Siti Habibah Wardah
NRP: I14100070
Laskar: 23

Cerita inspirasi pertama yaitu tentang diri saya. Pengalaman di SMA menjadi bagian dari KIR SMANSA Bogor .

Awalnya masuk KIR kelas X dengan niat ingin menjadi anggota pasif (baca:gabut). Alasannya sederhana, yaitu karena ingin lebih serius belajar. Sampai akhirnya saya menjadi anggota divisi matematika. Setelah regenerasi selesai mulailah program kerja KIR dikerjakan satu per satu . Dan entah kenapa saya malah hampir mengikuti seluruh kegiatan KIR selama setahun masa jabatan itu. KIR perlahan mengubah cara pandang saya tentang organisasi. Saat saya memutuskan untuk benar-benar menon-aktifkan diri di KIR saya malah mendapat kepercayaan menjadi Sekretaris di acara “Get Ready for Science” yaitu acara penyambutan anggota baru KIR kelas X ketika saya naik ke kelas XI.

Semua berubah. Disamping belajar, KIR menjadi prioritas kedua saya. Masa regenerasipun di mulai. Tiap hari saya mengerjakan tugas regenerasi yang super banyak tapi tak pernah ada rasa jenuh atau terpaksa. Walau kadang saya kena semprot kakak kelas, tapi saya merasa tanpa beban melakukannya. Tidak ada perasaan jengkel. Saya malah lebih dewasa mengatur waktu. Walaupun semakin lama semakin sedikit yang hadir untuk kumpul tapi saya tetap semangat dan terus berusaha mengajak teman-teman yang lain ikut kumpul.

Hari pengangkatan calon Ketua KIR pun datang. Teman-teman menakut-nakuti saya, mereka bilang “Hayo lho, Bib! Pasti lo jadi DH(Dewan Harian).” dengan santai saya menjawab “Gak mungkin. Gue cuma mau jadi Koordinator Wirus kok!”. Malam renungan acara “Observasi Benda Langit” saat regenerasi memang di set untuk pengangkatan calon Ketua KIR. Malam itu saya mendapat sebuah bibit pohon. Namanya “Pohon Penyejuk”. Artinya saya menjadi salah satu kandidat Ketua KIR. Pohon itu simbol harapan mereka agar saya bisa menjadi penyejuk di KIR ini. Kaget dan ada rasa keberatan sampai akhirnya saya menangis. Namun kembali regenerasi mengajarkan saya untuk berpikir positif. Sayapun mencoba menerima kepercayaan itu.

Seminggu setelah itu saya dinobatkan menjadi Bendahara 1. Bukan jabatan yang saya inginkan tentunya. Karena saya lebih ingin menjadi Sekretaris. Tapi kembali rasa cinta terhadap KIR membuat saya menjalani ini dengan ikhlas dan sangat menikmatinya sambil tetap mempertahankan ranking 10 besar di kelas.

Intinya, organisasi mengubah kebiasaan hidup seseorang menjadi lebih teratur dan positif thinking. Belajar menjaga amanah dan saling berkoordinasi. Segala sesuatu yang kita jalani akan mudah apabila kita mencintai dan ikhlas menjalaninya :)

1

Butter Organic, Enak dan Sehat

Posted by siti.wardah10 on 27 July 2010 in Academic |

Jakarta – Butter kerap kali ditemui saat akan membuat kue, cake ataupun cookies. Penggunaan butter kadang masih sering diragukan, karena dilihat dari segi rasa dan lemak yang ada. Mungkin jenis butter organik yang satu ini bisa jadi alternatif pilihan Anda.

Kalau Anda termasuk orang yang senang membuat kue kering ataupun cake, pastinya sudah tidak asing dengan beragam jenis butter. Pemilihan butter kadang menentukan rasa pada kue yang dihasilkan. Jenis butter beragam, mulai dari yang memiliki rasa (asin) hingga yang tawar atau natural butter.

Salah satu jenis butter natural yang cukup banyak digunakan adalah Harmonie Organic Butter. Butter ini tidak memiliki rasa alias tawar. Mengapa dikatakan organik? Hal ini dikarenakan butter ini berasal dari susu segar dari sapi yang mengkonsumsi pakan organik, dan juga biji-bijian. Sehingga menghasilkan susu segar yang sehat. Read more…

Copyright © 2010-2017 siti.wardah10's blog All rights reserved.
This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.4, from BuyNowShop.com.